BT Woovie - шаблон joomla Создание сайтов
     
Forgot your password? Create an account                
  Seminar Nasional & Mureg FoSSEI Jatim 2016   Print   Email  
Aug
15
2016

disiarkan dari Gedung KH. Saifuddin Zuhri IAIN Tulungagung Hari Rabu, edisi 10 Agustus 2016 Sedang dilaksanakan Seminar Nasional dan Musyawarah Regional (Mureg) Forum Silaturrohim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Jawa timur yang bertempat di Aula Gedung KH. Saifuddin Zuhri IAIN Tulungagung dengan Tema “Merevitalisasi Kebijakan dan Regulasi Hukum Menuju Indonesia yang Berdikari dalam bidang Ekonomi”, yang mana acara ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum beserta Jajarannya, Segenap Civitas Akademika Fakultas Syariah Dan Ilmu Hukum, Segenap Mahasiswa Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) se Jawa Timur dan Mahasiswa IAIN Tulungagung. Adapun seminar nasional ini bertemakan “Kiprah MEA di dalam Perspektif Negara Berkembang”, seminar nasional ini di mulai sekitar pukul 09.00 WIB – 13.00 WIB. Adapun mengenai peserta seminar Nasional dan Musyawarah Regional FoSSEI Jawa Timur terdiri dari Perwakilan KSEI Se-Jawa timur, Mahasiswa IAIN Tulungagung dan Masyarakat umum mencapai sekitar 350 Peserta Seminar.
Acara Seminar Nasional dan Musyawarah Regional FoSSEI Jawa Timur di Awali oleh hiburan dari Radio Semu Accoustic dan tim Habsy dari HMJ TMT IAIN Tulungagung yang dipandu oleh Saudara Edi Suryadi dan Ana Nur Lailin. Selanjutnya acara ini dibuka oleh Ita Irhamah dan M.Alwi pada pukul 10.00 WIB dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan yang pertama disampaikan oleh M. Khoirur Rojikin ,selaku Ketua Pelaksana Seminar Nasional dan Musyawarah Regional FoSSEI Jatim 2016, dalam sambutannnya beliau menyampaikan selamat datang dan terimakasih kepada seluruh Peserta Seminar yang telah menyempatkan hadir di Aula Gedung KH. Saifuddin Zuhri dan Permohonan maaf atas penyambutan kedatangan kepada seluruh peserta Musyawarah Regional apabila kurang berkenan dihati dan kurang sesuai dengan harapan. Sambutan yang kedua disampaikan oleh Ahmad Hambali selaku Koordinator FoSSEI Jatim, inti sambutannya beliau mengucapkan Terimaksih kepada Panitia sebagai penyelenggara Mureg Jatim 2016 dan beliau memperkenalkan apa itu FoSSEI dan Penjabaran dari Visi FoSSEI, adapun Visi FoSSEi terdiri dari Visi Pembinaan, Visi Kelembagaan, Visi Kebangsaan, dan Visi Peradaban. di masa ini FoSSEI sudah berada di tahap Visi Kebangsaan dimana Ilmu-ilmu tentang ekonomi islam ini Kita Bumikan dan kita terapkan di kancah nasional maupun internasional. Sambutan yang ketiga disampaikan Oleh bapak H. Dr. Asmawi,M.Ag selaku Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum IAIN Tulungagung.Seminar Nasional Kali ini dimulai pukul 10.15 WIB sampai pukul 13.00 WIB yang dipandu oleh M. Ali Tamrin, M.Sy., sebagai pematerinya dihadiri oleh KH. Muhson Hamdani, M.Si., M.Sy (Anggota MUI Tulungagung), Dr. Imron Mawardi, Sp., M.Si. (Ketua Umum MES Wilayah Jawa Timur), dan Dr. Agus Eko Sujianto,SE.,MM. (Ikatan Ahli Ekonomi Islam Tulungagung).

Rep. Tim Media Genius FM Radiokampus Iain Tulungagung

‪#‎HMJHESIAINTA‬
‪#‎Fakultas_Syariah_dan_Ilmu_Hukum‬
‪#‎Ekonom_Rabbani‬
‪#‎Mureg_FoSSEI_Jatim‬
‪#‎FoSSEI_Jatim_Joss‬
‪#‎Liputan_GeniusFM‬
‪#‎IAINTulungagung‬

Written by Genius FM IAIN Tulungagung   |   Last Updated on Monday, 15 August 2016 19:24
 
  Pagelaran Wayang Kulit PSKM IAIN Tulungagung   Print   Email  
May
9
2016

Malam ini edisi 8 Mei 2016 Pekan Seni dan Kreatifitas Mahasiswa (PSKM) IAIN Tulungagung menggelar pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk yang dimulai pada pukul 21.00 WIBsampai selesai.Pagelaran wayang kulit ini di dalangi oleh Ki Eko Kondho Prisdianto yang dibintangi oleh Lek Dol Bagong RWS. Wayang kulit inimerupakan ciri khas dari budaya jawa yang banyak memberikan Pesan Moral yang patut untuk dilestarikandan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, adapun mengenai pesan moralnya kebanyakan adalah perintah untuk menegakkan Tauhid.

Dilansir dari team pemberitaan Genius FM IAIN Tulungagung, acara ini dihadiri oleh berbagagai elemen masyarakat plosokandang maupun masyarakat daerah yang lainnya. Pagelaran Wayang Kulit ini dalam rangka penutupan PSKM IAIN Tulungagung 2016, dihadiri pula oleh Rektor IAIN Tulungagung dan Pejabat IAIN Tulungagung yang lainnya, Bupati Tulungagung dengan semboyannya “ Ayem Tentrem Mulyo lan Tinoto”.Acara ini dibuka sekitar Pukul 20.50 WIB yang di pandu oleh Putra dan Ayuk Avilaa.

Pagelaran Wayang Kulit ini dibuka dengan berbagai berbagai sambutan , diantaranya adalah sambutan dari Presiden Mahasiswa (Presma) Dewan Eksekutif Mahasiswa Institut (DEMA I) IAIN Tulungagung, dalam sambutannya beliau menyampaikan terkait kegiatan Pekan Seni dan Kreatifitas Mahasiswa (PSKM) ini merupakan event yang menyangkut seluruh elemen Masyarakat karena PSKM ini tidak hanya diikuti oleh Mahasiswa IAIN Tulungagung saja, tetapi juga diikuti oleh seluruh Warga Tulungagung dan beberapa mahasiswa Thailand. Acara yangdigelar mulai tanggal 1 mei 2016 sampai tanggal 8 mei dengan berbagai agenda, diantaranya ialah Jalan Sehat yang diikuti oleh seluruh Civitas Akademika IAIN Tulungagung, Pagelaran Ludruk, Pagelaran Jaranan Cokro Birowo, pentas Mahasiswa, Lomba Sholawat se-Ekskarisidenan Kediri dan banyak lagi yang lainnya. Hal ini bertujuan untuk mengangkat kebudayaan-kebudayaan yang ada di wilayah Tulungagung. dan acara PSKM ini berbarengan dengan Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat (IPPBMM) ke VI se-Jawa Madura. Dan meminta maaf apabila ada yang kurang berkenan di Hati Civitas akademika IAIN Tulungagung pada Khususnya dan Warga Tulungagung pada Umumnya.

Adapun sambutan yang kedua adalah sambutan Rektor IAIN Tulungagung (Dr.Maftukhin,M.Ag). dalam sambutannya beliau menyampaikan terkait mahasiswa IAIN Tulungagung sekarang ini mencapai 8.500 Mahasiswa dan pembangunan yang ada di iain Tulungagung, yang mana pada hari senin kemarin tanggal 02 mei 2016 Menteri agama Bapak Lukman Hakim Saifuddin meresmikan gedung KH. Saifuddin Zuhri yang bertempat di Selatan Panggung Utama PSKM, dan Beliau juga mengunjungi Rumah salah satu penerima Beasiswa Bidikmisi IAIN Tulungagung, untuk tahun 2015 IAIN tulungagung membuka beasiswa bidikmisi sebanyak 110 Mahasiswa dan di tahun 2016 ini membuka beasiswa Bidikmisi dengan jumlah 120 Mahasiswa. Dan untuk Mahasiswa yang berasal dari Wilayah Plosokandang akan di gratiskan selama perkuliahan di IAIN Tulungagung. dan saat ini sudah dibuka jalur pendaftaran SPAN PTKIN mencapai 2740 calon Mahasiswa IAIN Tulungagung. sebenarnya Tulungagung ini merupakan daerah yang dapat dikembangkan Ilmu Pengetahuan, seni dan Budaya di Tulungagung dan mengucapkan trimakasih kepada bapak bupati yang sudi hadir di IAIN Tulungagung.

Acara selanjutnya adalah penyerahan cindera mata dari Alumni Mahasiswa IAIN Tulungagung kepada Bupati Tulungagung (Bapak Syahri Mulyo, S.E,M.E) dan Rektor IAIN Tulungagung (Dr. Maftukhin, M.Ag) dan selanjutnya adalah sambutan dari Bupati Tulungagung (Bapak Syahri Mulyo,S.E,M.E) dengan semboyannya ayem Tentrem Mulyo lan Tinoto.dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Sebenarya Pagelaran WayangKulit ini merupakan seni yang memiliki nilai moral, spiritual yang dijadikan acuan di masyarakat melalui proses akulturasi yang panjang. Dan mengucapkan apresiasi kepada Rektor IAIN Tulungagung karena bapak rector adalah bukan putra dari Tulungagung sendiri, tetapi beliau betah tinggaldi Tulungagung dan bisa membangun begitu banyak peradaban. Dan mengenai rencana Bupati Tulungagung untuk mengembangkan Wilayah di Tulungagung, beliau memiliki beberapa kebijakan. Diantaranya akan dibangunnya jembatan alternative  ngujang 2 dalam rangka  mengembangkan wilayah kota Tulungagung, jembatan ngujang bagian utara akan dilebarkan, dibuatnya Alun-alun di wilayah Lapangan Pasar Kliwon, dan pasarKauman dibuat mirip dengan pasar Ngemplak.dan banyak lagi kebijakan – kebijakan yang diusungnya.

Dan acara selanjutnya adalah Penyerahan Gunungan Kepada Bupati Tulungagung,Rektor IAIN Tulungagung dan Kidalang Eko dan sebagai simbol akan mulainya pagelaran Seni Wayang Kulit. Dan acara ini disambut dengan Kembang api yang begitu meriah. Dan selanjutnya pembacaan do’a. dan Tepat Pukul 21.55 pagelaran wayang kulit di mulai dan beberapa Pengungjung memadati Bumi pagelaran wayang kulit. Dan diiringi beberapa lagu yang dikumandangkan oleh beberapa siden dan pengisi acara. Seperti Tembang kangen, Birunya cinta dan lain sebagainya. Adapun beberapa pengisi pagelaran wayang ini diantaranya adalah Via Asmara, Bayu Asmara, Elis, Ida, kunjung dan masih banyak lagi yang lainnya.

Rep. Rika El-Fairuz & Bimantoro

#PSKM IAIN Tulungagung

Written by Genius FM IAIN Tulungagung   |   Last Updated on Tuesday, 10 May 2016 06:24
 
  PSKM IAIN Tulungagung 2016   Print   Email  
May
5
2016

Dilaporkan dari Panggung Utama Pekan Seni dan Kreatifitas Mahasiswa (PSKM) IAIN Tulungagung, pada malam ke 3 masih dipadati oleh pengunjung, Dan juga malaam ini berbarengan ditutupnya IPPBMM ke VI Se-Jawa Madura sehingga para peserta IPPBMM juga ikut merayakan acara PSKM dengan mengunjungi stand-stand mahasiswa IAIN Tulungagung. dan pada malam kali ini di panggung utama masih berlangsung Pentas Seni (Pensi) yang mana melanjutkan acara tadi siang untuk penampilan UKM, UKK, LPM, HMJ dan Berbagai kelas yang ada di IAIN Tulungagung

Malam kali ini sudah diisi penampilan dari HMJ TMT,TP, Formasta (Forum Mahasiswa Sumatra). Yang menampilkan dance, menyanyi, drama dan tarian tradisional. Dan dari mahasiswa iain yang berjaga stand sudah kualahan untuk melayani para pengunjung dan di hari ketiga ini banyak dagangan yang sudah ludes di buru oleh pembeli. Dan pada pukul 19.45 Pentas Seni PSKM diisi oleh HMJ TBi dengan menampilkan Musikalisasi drama.

Adapun PSKM IAIN Tulungagung kali ini disponsori oleh konidin, miu cell, dan Eskrim tara Ceria, The, Sepeda balap dan Dema I Iain Tulunggung serta warga iain tulungagung. dan dengan kreatifitas dan berbagai strategi yang dilakukan para penghuni stand untuk memikat hati para pengunjung, ada yang menyediakan akustikan di depan stand, promosi dengan berbagai gaya, ada yang menyediakan mascot yang berdandan layaknya pak ustadz dari arab, dan ada yang memasang fotoboth, ada yang langsung menjemput bola dengan berdagang keliling. Untuk memikah hati para pengunjung PSKM dan Pasar Malam IAIN Tulungagung 2016.

Selain HMJ TBI yang menampilkan musikalisasi drama di sambung dengan penampilan menyanyi yang dibawakan oleh salah satu Mahasiswa TBI. Dan dimenit ke 20.20 tampilan penari dari UKM Pramuka dengan menampilkan reog kendang diiringi gamelan tradisional. Dan dilansir dari Reporter Genius GM yang terjun dilapangan yang melaporkan langsung dari lapangan Utara gedung KH Saifuddin Zuhri  bahwa tidak hanya mahasiswa iain yang berantusias meramaikan acara tersebut, tetapi juga para dosen dan kerabatnya yang juga ikut serta meramaikan acara tersebut.

Rep. Juleha & Rika El-Fairuz

#PSKM IAIN Tulungagung

Written by Genius FM IAIN Tulungagung   |   Last Updated on Thursday, 05 May 2016 17:57
 
  Penutupan IPPBMM ke VI Se-Jawa Madura di IAIN Tulungagung   Print   Email  
May
5
2016

Malam ini, edisi 4 mei 2016 telah berakhirnya Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) ke VI yang diikuti oleh 17 Perguruan Tinggi Agama Islam Se-Jawa Madura. Untuk itu IPPBMM ditutup mulai pukul 19.56 WIB dan bertempat di Auditorium IAIN Tulungagung. Penutupan ini dipandu oleh salah satu dosen IAIN Tulungagung bapak Musthofa. Penutupan IPPBMM ini diawali dengan berbagai tarian tradisional, seperti tari remo yang dimainkan oleh Saudari Setyaningrum, tari gandrung dan tari inclingganjet. Penutupan IPPBMM ini diikuti sekitar 50 Mahasiswa IAIN Tulungagung dan Ratusan Peserta IPPBMM ke VI se-Jawa Madura.

Adapun mengenai susunan acara dan para pengisinya ialah acara pertama pembukaan dan dilanjutkan dengan Pembacaan Sari Tilawah Al-Quran yang dikumandangkan oleh juara pertama saudara Herman Hidayat dari IAIN Jember.  Adapun acara selanjutnya ialah sambutan dari bapak Wakil Rektor III IAIN Tulungagung (Dr.H.Nur Efendi, M,Ag). Dalam sambutannya beliau mengungkapkan banyak terimakasih atas kerjasamanya untuk acara ini dan mengucapkan selamat kepada para pemenang dan yang menerima uang pembinaan, dan mengucapkan Mohon maaf kepada semua panitia karena hanya bisa memberikan apa kadarnya seperti ini, selamat jalan untuk kontingen yang lain semoga samapai rumah dan kampusnya masing-masing.

Adapun medali yang telah diraih dari perguruan tinggi yang terekam Reporter Genius FM ialah untuk juara Umum 1 diraih oleh Uin Gunung Djati Bandung dan Juara Umum 2 diraih oleh IAIN Tulungagung. Adapun perinciannya ialah UIN Gunung Djati memperoleh 5 Emas 4 Perak 2 Perunggu, IAIN Tulungagung memperoleh 3 Emas 2 Perak, IAIN Cirebon memperoleh 1 Perunggu, IAIN Salatiga memperoleh 1 Emas 1 Perak 2 Perunggu, UIN Syarif Hidayatullah memperoleh 1 Emas 2 Perak, STAIN Kudus memperoleh 1 Emas 1 Perak, STAIN Kediri memperoleh 2 Emas 1 Perak 1 Perunggu, STAIN Pamekasan memperoleh 1 Perunggu, UIN Maliki Malang memperoleh 7 Perak 6 Perunggu, UIN Sunan Ampel Surabaya memperoleh 2 Emas 1 Perak 5 Perunggu, IAIN Surakarta memperoleh 2 Emas 1 Perak 5 Perunggu, IAIN Surakarta memperoleh 2 Emas 1 Perak 3 Perunggu, UIN Walisonggo Semarang memperoleh 2 Emas 2 Perak 3 Perunggu, Stain Pekalongan memperoleh 3 Emas 1 Perak 4 Perunggu. Dan seterusnya.

Adapun acara selanjutnya ialah sambutan dari perwakilan kontingen yang diwakili oleh Dr.Agus Maimun,M.Pd dari UIN Maliki Malang, beliau menyampaikan terimakasih atas semua dan mengucapkan sukses untuk acara ini dengan tertib lancar hingga selesai, dan selamat bagi para pemenang, untuk uin maliki sendiri masih pertama kali ini mengikuti IPPBMM.

Acara selanjutnya Pop Islami yang dibawakan oleh Sang Juara Pertama ananda Desi dari UIN Gunung Djati Bandung, dan membawakan lagu dengan judul You Will Go On Islamic dan selanjutnya sambutan sekaligus penutupan oleh Rektor IAIN Tulungagung (Dr.Maftukhin, M.Ag), beliau sedikit menceritakan tentang sejarah dari wilayah Tulungagung. adapun untuk tempat Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa Selanjutnya di gelar pada tahun 2018 dan bertempat di IAIN Purwokerto.

 

Rep. Mafazatin & Rika El-Fairuz

#IPPBMMkeVI

Written by Genius FM IAIN Tulungagung   |   Last Updated on Thursday, 05 May 2016 18:05
 
  Pegelaran Jaranan Cokro Birowo   Print   Email  
May
4
2016

Malam ini edisi 3 mei 2016 Pekan Seni dan Kreatifitas Mahasiswa (PSKM) IAIN Tulungagung menggelar pagelaran Jaranan Cokro Birowo yang dimulai pada pukul 19.50 WIB dan diakhiri pada pukul 2.18 WIB. Jaranan Cokro Birowo merupakan jaranan khas dari sanggar seni di wilayah tulungagung dan Hal yang paling membedakan antara jaranan Cokro Birowo dan jaranan yang lainnya ialah di area Tulungagung masih ada atraksi yang tidak sesuai dengan tata karma,dalam artian ada hal-hal yang tidak diinginkan yang sering terjadi dalam pagelaran jaranan tersebut. Akan tetapi dalam Pagelaran Jaranan Cokro Birowo ini di mainkan oleh pemain yang profesional dan handal.

Acara ini dibuka dengan berbagai suguhan, diantaranya Linda Mahesa dari group jaranan cokro birowo sendiri dan berbagai tarian-tarian dan nyanyian yang lainnya. Penari bergantian antara laki-laki dan perempuan atau ada dua group yang satu laki-laki dan yang satu perempuan. Dan dalam pagelaran ini ada salah satu penari yang yang kualahan sampai tidak sadarkan diri.

 Dan dimenit ke 21.29 WIB sudah dimulai  berbagai dagelannya. Dan adapun pemain yang dimasuki roh ghaib kemudian ditanya-tanyai disertai dengan dagelan dan roh yang dimasukkan kepada salah satu pemain tersebut berwujud perempuan (agak tua dan masih giras). Dagelan-dagelan ini diisi dengan momen memakan kembang kenangga dan diiringi dengan nyanyian-nyanyian. Dan lebih bangganya penontoh yang hadir dalam pagelaran jaranan ini tidak hanya dari wilayah tulungagung saja tetapi juga ada dari wilayah diluar Tulungagung yang berbondong-bondong menyaksikan pagelaran Jaranan dalam rangka Pekan Seni dan Kreatifitas Mahasiswa (PSKM) IAIN Tulungagung 2016.

Dan selanjutnya ada 7 personil jaranan yang didampingi oleh 2 orang pintar atau penangkalnya dengan berpakaian satu hitam dengan memakai udeng-udeng dan satunya memakai Kaos Khas Ponorogo yaitu bergambar reog dan memakai udeng-udeng. Dan dimenit ke 21.45 di lapangan utara gedung KH. Saifuddin Zuhri masih dipenuhi dengan penonton yang menyaksikan jaranan. Dengan dilanjutkan oleh dagelan antara 2 pemain jaranan. Dan pada menit 21.55 ialah pementasan tari dengan tangan kosong, dan setelah tarian itu selesai dilanjutkan dengan berbagai lelucon yang salah satu ceritanya menggambarkan tentang Mahasiswa IAIN Tulungagung. Dan dari pagelaran jaranan ini selalu ada satu pemain yang dijadikan sebagai icon, dan dilanjutkan dengan nyanyian lagu sayang NDX, dan dilanjutkan dengan lagu birunya cinta, yaitu duet antara mas koko dan salah satu penyanyi pagelaran jaranan Cokro Birowo.

Acara ini berlanjut hingga larut malam dan ada salah satu personil yang memakan kembang kanangga, sampai melepas baju, dan lansung disambung dengan atraksi sabet badan. adapun bagian yang dipecut adalah kaki sebelah kanan dan perut. Dilansir dari crew genius FM yang terjun dilapangan menyatakan bahwa masyarakat Tulungagung merasa sangat terhibur dengan adanya pagelaran jaranan ini  karena acara semacam ini sangat jarang digelar di wilayah plosokandang apalagi di Tulungagung.Berbagai elemen masyarakat sangat antusias dalam menyaksikan pagelaran jaranan Cokro Birowo tersebut.

Dalam pangelaran jaranan ini juga ada berbagai pengundian hadiah oleh Sponsor (Obat Batuk Konidin), adapun  hadiah yang disajikan seperti jam dinding, paying dan kaos. Dan pagelaran jaranan Cokro Birowo ini ditutup dari Turonggo jengki dengan permintaan maaf dan ucapan salam dan Saat ini dilanjutkan oleh Tarian singgo barong yang dimainkan oleh 6 personil berbaju hijau sampai acarara di tutup pada pukul 22.18 WIB

Rep. Team Genius FM

# PSKM IAIN Tulungagung 2016

Written by Genius FM IAIN Tulungagung   |   Last Updated on Wednesday, 04 May 2016 13:14
 

     

Copyright@2015 Radio Online IAIN Tulungagung

#fc3424 #5835a1 #1975f2 #119ea9 #0fe971 #051663